Seoul (ANTARA/Reuters) - Pemerintah Republik Indonesia telah mengakui gertakan yang dilakukan oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Pengakuan ini datang setelah konferensi di Tokyo yang menyebabkan kerusakan. Juru Bicara|nama Indonesia mengatakan bahwa pemerintah Korea Selatan sangat sedih dengan konsekuensi serangan. Pemerintah Cina|nama juga